Selasa, 30 Desember 2008

Kingston Keluarkan Flash Disk 64GB


Kingston mengumumkan peluncuran produk flashdisk DataTraveler® terbarunya 150 (DT150) dengan kapasitas sebesar 64GB. DT150 menyuguhkan kapasitas terbesar dari jajaran produk flashdisk DataTraveler USB. Dengan kapasitas yang sangat besar para pengguna DT150 memiliki keleluasaan dalam melakukan backup file digital maupun menyimpan file musik, video, foto dan dokumen-dokumen penting tanpa perlu khawatir akan keterbatasan ruang penyimpanan.

"DT150 64GB membawa flashdisk selangkah lebih maju dengan kapasitas penyimpanan besar yang dikemas ke dalam ukuran yang kecil," ujar Nathan Su, Flash Memory Product Manager, wilayah APAC Kingston. "Peningkatan pada ukuran file untuk menyimpan musik dan foto, serta permintaan pasar akan adanya media penyimpan yang memiliki ukuran yang kecil tetapi memiliki kapasitas yang sangat besar. DT 150 merupakan jawaban atas permintaan tersebut saat ini."

DT150 kompatibel dengan Windows Vista, XP dan Windows 2000 serta Mac OS X 10.3 (dan di atasnya) dan Linux 2.6 (dan di atasnya). Sama seperti semua produk USB drive dari Kingston, DT 150 juga memiliki garansi selama 5 tahun dan gratis dukungan teknis.

Fitur dan Spesifikasi dari DataTraveler 150:
  • Kapasitas*: 64GB, 32GB
  • Dimensi: 3.06" x 0.9" x 0.47" (77.9mm x 22mm x 12.05mm)
  • Suhu Operasi: 32º F to 140º F (0º C to 60º C)
  • Suhu Penyimpanan: -4º F to 185º F (-20º C to 85º C)
  • Simpel: Just plug into a USB port
  • Nyaman: Pocket-sized for easy transportability
  • Garansi: 5 tahun
  • Sistem Operasi yang kompatibel: Windows Vista (Windows ReadyBoost™ not supported), Windows XP (SP1, SP2), Windows 2000 (SP4), Mac OS X v.10.3.x and higher, Linux v.2.6.x and higher

Dunia Virtual Islam Pertama Dunia Diluncurkan

Dunia virtual untuk pengguna internet beragama Islam telah diluncurkan minggu lalu dengan tujuan membuat komunitas online populer seperti Second Life. Dinamakan Muxlim Pal, dunia virtual ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan sebuah avatar atau "pal" menjelajahi dunia yang mempromosikan kebudayaan Islam.

Pengguna dapat membeli hadiah kepada sahabat dengan mata uang online, beribadah di Masjid dan mengenakan hijab.

Masing-masing pengguna memiliki meteran yang menunjukkan tingkat spiritualitas, kebahagiaan, kesehatan dan pengetahuan yang dapat berubah setelah pengguna melakukan beberapa tugas tertentu.

Mohamed El-fatatry, pendiri Muxlim.com yang meluncurkan dunia virtual tersebut mengatakan bahwa situs tersebut "bukanlah situs religious, melainkan situs yang fokus pada gaya hidup Islam. Karena tidak ada dunia virtual lain yang menawarkan lingkungan yang ramah untuk komunitas kami, kami merasa perlu memenuhi kebutuhan orang-orang yang terlupakan."

El-fatatry menekankan bahwa situs tersebut terbuka baik pengguna yang beragama Islam maupun agama lain.

Dunia tersebut memiliki bar di pantai, arena dan tempat belanja. Setiap pengguna juga diberikan ruangannya sendiri yang bebas didekorasi. Pendaftaran Muxlim Pal dapat dilakukan gratis dan setiap pemain baru diberikan beberapa koin virtual yang dapat digunakan untuk membeli pakaian, pengguna kemudian dapat membeli mata uang online apabila perlu.

Windows XP Diperbolehkan Hidup Lebih Lama (Lagi-lagi)

Microsoft sekali lagi menunda kematian sistem operasi (OS) Windows XP. Sebelumnya, tanggal terakhir bagi vendor PC untuk mendapatkan ijin pembelian OS tersebut adalah 31 Januari 2009, namun sekarang Microsoft telah membuat peraturan baru yang memungkinkan perusahaan perangkat keras untuk tetap membeli lisensi XP hingga 30 Mei 2009.

Sebelumnya Microsoft memperpanjang usia XP hingga 2010 — khusus untuk dipakai pada notebook dan laptop berharga murah.

Windows XP sebenarnya sudah akan ditarik dari peredaran pada Januari 2008 untuk memberikan jalan kepada Windows Vista yang mulai dipasarkan kepada konsumen awal 2007, tetapi karena protes yang dilakukan berbagai vendor, Microsoft memutuskan untuk memperpanjang masa penjualan XP hingga tanggal 10 Juni 2008, beberapa bulan setelah itu, mereka sekali lagi menangguhkan batas akhir penjualan XP ke bulan Januari 2009.

Walaupun ada klaim yang mengatakan bahwa Vista memiliki penjualan yang lumayan, sebagian konsumen bereaksi negatif saat Vista diluncurkan.

Microsoft kemudian menunda tanggal akhir penjualan lisensi XP karena banyak pelanggan yang lebih memilih menggunakan XP. Banyak vendor PC juga mencoba melakukan perlawanan kepada pembatasan dengan mengeksploitasi sebuah klausul di syarat-syarat perijinan Microsoft, yang memungkinkan mereka untuk menawarkan ijin "downgrade."

Banyak vendor yang khawatir mereka harus mengumpulkan lisensi XP sebelum tanggal batas akhir penjualan XP dengan harapan dapat dijual setelah itu.

Kini, Microsoft telah mengubah ketentuan yang memungkinkan reseller untuk memesan lisensi tersebut sebelum 31 Januari namun mengambil pesanan setiap saat hingga 30 Mei 2009.

Perubahan ini sekali lagi menunjukkan kurang suksenya Windows Vista di pasaran.

Menurut Anda, mungkinkan Microsoft terus menunda batas akhir penjualan XP hingga keluarnya Windows 7, penerus Vista yang akan muncul di akhir 2009?